Rabu, 19 Oktober 2016

CETAK SABLON SEDERHANA

ALAT DAN BAHAN:
1. kertas gambar A3
2. pensil
3. penghapus
4. gunting
5. cutter
6. sikat
7. sisir
8.cat poster dan pewarna makanan

LANGKAH 1:


LANGKAH 2 : 

LANGKAH 3 :

LANGKAH 4 :


Senin, 10 Oktober 2016

TEKNIK MENGGAMBAR BENTUK, DEKORATIF DAN ILUSTRASI

PENDIDIKAN SENI RUPA DAN KERAJINAN TANGAN SD
TEKNIK MENGGAMBAR BENTUK, MENGGAMBAR DEKORATIF, DAN MENGGAMBAR ILUSTRASI
Makalah

disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan Tangan SD Prodi PGSD pada Semester Tiga Tahun Ajaran 2016/2017
Dosen Pengajar : Bapak Muhammad Reyhan Florean, M.Pd.

oleh :
          1.Yuwina Apriliya Putriyani              (15186206031)
          2. Ajeng Putri Wijayanti                    (15186206037)
           3. Bagus Pria Atmaja                       (15185206104)

Prodi PGSD III-B

STKIP PGRI TULUNGAGUNG
Jalan Mayor Sujadi No. 7 Telp ./Fax 0355-321426
TULUNGAGUNG
2016


KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas yang telah diberikan kepada kami berupa makalah yang berjudul Teknik menggambar Bentuk, Dekoratif, dan Ilustrasi.  Shalawat dan salam semoga selalu terlimpah pada Rasulullah Muhammad SAW.
Makalah ini kami susun sebagai tugas yang diberikan dari mata kuliah Pendidikan Seni Rup dan Kerajinan Tangan SD Prodi PGSD III-B pada semester 3 tahun ajaran 2016/2017. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan kerja sama kepada :
1.      Bapak Muhammad Reyhan Florean, M.Pd., selaku dosen Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan Tangan SD yang telah memberikan bimbingan dan membina penulis dalam menyelesaikan makalah ini;
2.      semua keluarga penulis yang telah memberikan dukungan kepada penulis baik material maupun yang lainnya;
3.      serta teman-teman penulis yang membantu dalam penulisan makalah ini.
Atas segala partisipasi dari semua pihak yang telah membantu, kami ucapkan jazakumullahu khairan katsiraa. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan bagi para pembaca pada umumnya.
Penulis menyadari makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan baik isi maupun bentuk penulisannya, karena keterbatasan pengetahuan yang penulis miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang kiranya dapat kami gunakan sebagai masukan untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
Tulungagung, Oktober 2016
                                                                                                Kelompok 6


DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i
KATA PENGANTAR............................................................................................ ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah.................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah........................................................................................... 1
C. Tujuan Penulisan............................................................................................. 1
D. Manfaat Penulisan........................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN
A. Teknik Menggambar Bentuk................................................................................. 3
B. Teknik Menggambar Dekoratif............................................................................. 6
C. Teknik Menggambar Ilustrasi................................................................................ 6

BAB III PENUTUP 
A. Kesimpulan .......................................................................................................... 10
B. Saran .....................................................................................................................11
DAFTAR RUJUKAN............................................................................................. iv




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Seni rupa merupakan wadah untu menuangkan egala sesuatu yang merupakan hasil ide atau pikiran manusia yang diwujudkan melalui berbagai macam bentuk karya seni. Salah satunya ialah menggambar /melukis. Menggambar adalah salah satu bentuk utama ekspresi dalam seni visual. Hal ini umumnya berkaitan dengan tanda garis dan bidang nada ke dalam kertas, di mana representasi akurat dari dunia visual dinyatakan di atas bidang.
Pada makalah akan membahas tentang menggambar bentuk, menggambar dekoratif dan menggambar ilustrasi. Di dalamnya akan diperjelas dengan penjelasan tentang teknik-teknik menggambar tersebut.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan teknik menggambar bentuk?
2.      Bagaimana langkah-langkah dalam menggambar bentuk?
3.      Apa yang dimaksud dengan teknik menggambar dekoratif?
4.      Bagaimana langkah – langkah dalam menggambar dekoratif?
5.      Apa yang dimaksud dengan teknik menggambar iustrasi?
6.      Bagaimana langkah-langkah dalam menggambar ilustrasi? 

C.    Tujuan Penulisan Makalah
1.      Mengetahui apa itu teknik menggambar bentuk?
2.      Mengetahui langkah-langkah dalam menggambar bentuk?
3.      Mengetahui apa dengan teknik menggambar dekoratif?
4.      Mengetahui langkah – langkah dalam menggambar dekoratif?
5.      Mengetahui apa itu dengan teknik menggambar iustrasi?
6.      Mengetahui langkah-langkah dalam menggambar ilustrasi?

D.    Manfaat Penulisan Makalah
Adapun manaat dari penyusunan makalah ini adalah
1.         Mahasiswa dapat mengetahui tentang menggambar bentuk.
2.         Mahasiswa dapat mengetahui tentang menggambar dekoratif.
3.         Mahasiswa dapat mengetahui tentang menggambar ilustrasi.


 BAB II
PEMBAHASAN

A.    TEKNIK MENGGAMBAR BENTUK
1.      Pengertian Gambar Bentuk
Menurut Dr. Cut Kamaril WS menyatakan bahwa “ Menggambar Bentuk merupakan usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan ide/gagasan, perasaan dalam wujud dwi matra yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna. Secara umum Menggambar bentuk dapat diartikan sebagai kegiatan menggambar dengan meniru kemiripan bentuk benda model yang disimpan di depan penggambar. Dengan menggunakan media menggambar terdiri dari keras, pensil, penggaris, penghapus, dan fiksatif.
 Di dalam penggambarannya, objek benda tersebut hendaklah digambar seobjektif mungkin. Dalam artian, bentuk benda digambarkan secara tepat sesuai dengan keadaannya baik bentuk ataupun warnanya. Dengan kata lain, menggambar bentuk sama halnya dengan memotret bentuk benda dengan kemampuan pengelihatan dan kemahiran tangan.
Bagi anak SD kemiripan tidak selalu harus seperti memotret, tetapi yang penting adalah bagaimana anak-anak bisa mengekspresikan ide/gagasan tentang bentuk benda yang diamatinya itu.
2.      Macam macam bentuk ada 3 yaitu :
1)        Bentuk kubistis,  bentuk - bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya kubus dan balok. Contohnya : lemari, meja, kursi, kardus, kulkas, dll
2)        Bentuk silindris, bentuk benda yang bentuk dasarnya menyerupai silinder atau bulat. Contohnya : gelas, botol, teko, dll.
3)        Bentuk bebas, benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan tidak termasuk silindris. Contohnya : kain, buah buahan, sayur sayuran, dll.
3.      Teknik – Teknik Menggambar Bentuk
1)      Teknik arsir, merupakan cara menggambar dengan garis garis menyilang atau sejajar untuk menentukan gelap terang objek gambar sehingga tampak sehingga tiga dimensi. Jenis-Jenis Arsir antara lain:
a)      Arsir Biasa, yaitu garis-garis arsir yang mengacu pada serangkaian garis rapat sejajar, seirama sesuai dengan bentuk benda yang digambar.
b)      Arsir Silang, ialah arsir yang melibatkan penggunaan dua lapis garis arsir untuk mendapatkan kepadatan yang lebih tinggi dan menghasilkan nada gelap terang.
c)      Teknik Scribbling, adalah suatu jenis arsiran jaringan yang terdiri dari garis-garis berbagai arah yang dibuat secara acak, sehingga tekstur visualnya akan bervariasi dengan teknik garis yang digunakan
2)      Teknik fluke (dusel), merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang objek gambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring (rebah) dengan cara inscribe pensil dan kertas terus menggosok dengan jari atau handuk, kertas juga dapat menggunakan kapas. Teknik dusel sering digunakan untuk membuat gambar Hintergrund, sering digunakan untuk membuat kesan di air, jika gambar bertemakan tentang pemandangan danau.
3)      Tehnik Pointilis, teknik penggambaran pointilis dilakukan dengan membuat titik-titik sebanyak mumgkin sehingga menampilkan sebuah bentuk yang kita inginkan.
4)      Teknik Blok, merupakan cara menggambar dengan menutup objek gambar menggunakan satu warna, sehingga hanya tampak bentuk globalnya (siluet). Teknik blok dilakukan dengan cara memenuhi semua warna dengan bentuk plakat. Teknik ini  digunakan dalam pembuatan bentuk bayangan dalam gambar.
5)      Teknik linear, merupakan cara menggambar objek gambar dengan garis sebagai unsure yang paling menentukan baik garis lurus maupun garis lengkung.
6)      Teknik aquarel, merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.
4.      Langkah – Langkah Menggambar Bentuk :
Bahan dan alat :
1.      Kertas Gambar,
2.      Pensil
3.      Penghapus
4.      Penggaris
Prosedur Pelaksanaan :
a.       Pengamatan, merupakan kegiatan mengenali objek yang akan di gambar. Objek gambar harus diamati berulang-ulang dan lebih baik dilakukan dengan bingkai (frame)
b.      Membuat sket, merupakan pindahan hasil pengamatan di atas bidang gambar dengan cara mensketsa objek gambar secara tipis-tipis (membayang).
c.       Menentukan gelap terang, dalam menentukan gelap terang di dalam menggambar bentuk ada beberapa macam teknik
5. Contoh karya seni menggambar bentuk




B.     TEKNIK MENGGAMBAR DEKORATIF
1.      Pengertian Menggambar Dekoratif
Menggambar dekoratif ialah kegiatan menggambar hiasan (ornamen) pada kertas gambar, atau pada benda tertentu. Sifat dekoratif pada gambar menunjukkan fungsi gambar sebagai hiasan (motif hias).
2.      Langkah – Langkah Menggambar Dekoratif :
Bahan dan alat yang diperlukan:
1.      Kertas Gambar,
2.      Cat Air/ Cat poster, Kuas,
3.      Pinsil Hitam/Pinsil Warna/Spidol.

Prosedur pelaksanaannya:
1.      Buat rancangan atau gambar berupa motif hias/ornamen pada kertas yang sudah disediakan atau benda 3 dimensi tertentu.
2.      Motif hias bisa berupa stilasi dari alam (fauna, flora, alam benda), abstrak, atau geometris.
3.      Penyelesaian akhir gambar seperti pada gambar bentuk, hanya hitam putih saja, atau berwarna. Warna-warna yang digunakan bisa diambil dari: pewarna buatan, atau pewarna alam. 

3. Contoh karya seni menggambar Dekoratif







C.    TEKNIK MENGGAMBAR ILUSTRASI
       1.      Pengertian Gambar Ilustrasi
Ilustrasi berasal dari bahasa Belanda (illustratie) yang berarti menerangkan atau memperjelas. Dari bahasa Inggris (illustration). Artinya karya gambar, foto, atau lukisan yang berfungsi:
1.      memperjelas atau menerangkan naskah atau teks,
2.      menghiasi halaman (buku, majalah, naskah tulisan tangan, dan lain-lain), dan
3.      mengiringi naskah atau teks.
Jadi gambar Illustrasi adalah karya seni rupa dua dimensi yang berfungsi untuk :
1.       menjelaskan suatu peristiwa,
2.       menceritakan suatu karangan,
3.       mengkomunikasikan cerita,
4.       memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa bosan,
5.       dapat menerangkan konsep yang disampaikan.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa menggambar  ilustrasi merupakan kegiatan menggambar suatu obyek  yang memiliki fungsi untuk menerangkan, menjelaskan, menceritakan, dan sekaligus memperindah suatu karangan atau menjelaskan suatu naskah tertulis atau menjelaskan suatu peristiwa untuk maksud tertentu. Karena sifatnya yang demikian, maka gambar ilustrasi harus dibuat dengan sebaik-baiknya, harus jelas maksudnya, tidak boleh sekehendak hati dan harus segera dimengerti oleh konsumen. Gambar ilustrasi banyak kita jumpai pada buku pelajaran, majalah, poster, reklame, pembungkus barang atau produk dagangan atau pada gambar alat peraga di sekolah.
Bentuk suatu obyek ilustrasi dapat berupa gambar manusia, tumbuhan dan hewan. Gambar-gambar tersebut bisa berdiri sendiri atau bisa gabungan dari berbagai obyek yang berbeda. Obyek sebuah gambar disesuaikan dengan narasi atau tema yang telah dibuat. Gambar ilustrasi dapat menggunakan warna hitam atau putih saja.

     2.    Teknik dalam menggambar ilustrasi
1)   Teknik Out line, adalah cara menggambar secara global, atau tidak detail dan hanya menggambar garis luarnya saja, sehingga terkesan datar, karena tidak ada pengaturan gelap terang.
2)   Teknik arsir, adalah cara menggambar dengan menggunakan arsir atau unsure garis yang terputus-putus, yang digoreskan secara teratur dan berulang-ulang, garis-garis saling menumpuk, digunakan untuk mewujudkan efek gelap terang, volume dan plastisitas.
3)      Teknik blok, adalah cara menggambar dengan memanfaatkan warna secara blok, tanpa menerapkan gradasi dan transisi sehingga terasa datar, bagian yang satu dengan yang lain pada suatu objek ditunjukkan dengan perbedaan warna
4)      Teknik scraper board, adalah cara menggambar dengan menggoreskan bentuk-bentuk garis yang arahnya mengikuti volume objek, garis-garis tidak saling menumpuk, tetapi dibuat saling sejajar, dan pada bagian yang gelap dibuat lebih rapat, sedang pada bagian yang terang garis dibuat agak renggang, sehingga dicapai plastisitas yang dikehendaki.
5)      Teknik dot, yaitu cara mewujudkan gambar dengan menyusun titik-titik sehingga membentuk suatu objek tertentu, kesan gelap dan terang ditentukan oleh jumlah titik dalam satu area, semakin banyak semakin kuat kesan gelap terang.
6)      Teknik goresan kering (dry brush), adalah cara menggambar dengan memanfaatkan tinta atau cat yang sengaja dibuat agak kering, sehingga warna-warna ketika digoreskan tidak merata, efek ini juga digunakan untuk membuat tekstur, pada bagian yang terang digoreskan warna-warna terang, sedang pada bagian yang gelap digoreskan warna-warna yang tua dan berulang-ulang, sehingga tercapai plastisitas yang diinginkan
7)      Teknik half tone, adalah cara menggambar dengan memanfaatkan efek transisi warna dari terang ke gelap, dengan menggunakan tinta atau cat yang dibuat agak encer, efek transisi warna tersebut digunakan untuk mencapai plastisitas yang diinginkan
8)      Teknik siluet, adalah cara menggambar dengan mewujudkan warna tunggal yang solid atau pekat, biasanya warna hitam tetapi tidak menutup kemungkinan menggunakan warna lain, gambar yang dihasilkan dengan teknik ini hanya berupa bentuk global dengan warna tunggal, objek seolah-olah diambil dari posisi yang berlawanan dengan arah datangnya sinar, sehingga terkesan seperti bayangan.
3.      Langkah Menggambar Ilustrasi
Bahan : Media gambar, Pensil, Penghapus, Penggaris, Alat Pewarna
1.      Gagasan, bersumber dari bahan yang akan diilustrsikan. Setelah ada gagasan, tentukanlah adegan apa yang akan digambar, siapa saja tokohnya, bagaimana suasananya, tentukan pula corak gambar dan media yang akan kamu gunakan.
2.      Sketsa, proses menggambar yang paling awal adalah mengsket atau membuat rancangan gambar (sketsa) dengan menggunakan pensil warna atau langsung mengguakan media yang akan dipakai.
3.      Pewarnaan, pewarnaan dalam menggambar ekspresi dapat dilaksanakan dengan dua corak, yaitu corak realis da corak bukan realis (ekspresionisme,  impresionisme, abstrakisme, dan lain-lain).
Pewarnaan corak realis harus sesuai dengan keadaan nyata. Sedangkan pewarnaan corak bukan realis lebih bebas atau tidak terikat oleh warna aslinya.

4. Contoh karya seni menggambar Ilustrasi



BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Menggambar bentuk dapat diartikan sebagai kegiatan menggambar dengan meniru kemiripan bentuk benda model yang disimpan di depan penggambar. Macam-macam bentuk dibedakan menjadi: bentuk kubistis, silindris, dan bebas. Media menggambar terdiri dari keras, pensil, penggaris, penghapus, dan fiksatif.
Teknik adalah cara-cara yang lazim dipergunakan untuk menggambar. Adapun teknik dalam menggambar bentuk adalah sebagai berikut:
1.     
6.      Teknik Pointilis
7.      Teknik Aquarel
8.      Teknik Plakat

 
Teknik Linear                               
2.      Teknik Blok
3.      Teknik Stippel.
4.      Teknik Dussel,
5.      Teknik Arsir, terdapat tiga jenis teknik arsir yaitu : arsir biasa, arsir silang, arsir scribbling.
Adapun langkah- langkah dalam menggambar bentuk yaitu sebagai berikut :
1.      Tempatkan benda/model yang akan digambar di tengah anak-anak yang akan menggambar.
2.      Anak-anak menggambar benda dengan mencontoh langsung benda yang dijadikan modelnya sesuai posisi mereka.
3.      Penyelesaian akhir gambar bisa hanya hitam putih, hanya dengan pinsil saja, dengan ballpoint, atau mungkin dengan pinsil warna.
Menggambar dekoratif ialah kegiatan menggambar hiasan (ornamen) pada kertas gambar, atau pada benda tertentu. Sifat dekoratif pada gambar menunjukkan fungsi gambar sebagai hiasan (motif hias).
Adapun langkah – langkah dalam menggambar dekoratif yaitu sebagai berikut :
1.      Buat rancangan atau gambar berupa motif hias/ornamen pada kertas yang sudah disediakan atau benda 3 dimensi tertentu.
2.      Motif hias bisa berupa stilasi dari alam (fauna, flora, alam benda), abstrak, atau geometris.
3.      Penyelesaian akhir gambar seperti pada gambar bentuk, hanya hitam putih saja, atau berwarna. Warna-warna yang digunakan bisa diambil dari: pewarna buatan, atau pewarna alam. 
Menggambar  ilustrasi dapat diartikan sebagai kegiatan menggambar objek yang memiliki fungsi menerangkan, menjelaskan, menceritakan, dan sekaligus memperindah suatu karangan atau menjelaskan suatu naskah tertulis atau menjelaskan suatu peristiwa untuk maksud tertentu.
Adapun langkah - langkah menggambar ilustrasi
1.      Gagasan, Gagasan bersumber dari bahan yang akan diilustrsikan.
2.      Sketsa, Proses menggambar yang paling awal adalah mengsket atau membuat rancangan gambar (sketsa) dengan menggunakan pensil warna atau langsung mengguakan media yang akan dipakai.
3.      Pewarnaan, Pewarnaan dalam menggambar ekspresi dapat dilaksanakan dengan dua corak, yaitu corak realis da corak bukan realis (ekspresionisme, impresionisme, abstrakisme, dan lain-lain).

B.     SARAN
Dengan adanya makalah ini diharapkan agar para mahasiswa sbagai calon guru harus lebih mengasah lagi kekreativitasannya dalam berkarya seni, karena semakin maju dan berkembangnya peradaban seni di dunia maka tidak dipungkiri lagi bahwa seni juga akan berkembang nengikuti kemajuan zaman.


DAFTAR RUJUKAN
http://methatiaa.blogspot.co.id/2014/05/a_4590.html diakses pada tanggal 2 oktober 2016 Pukul 15.20 wib
Florean, Muhammad Reyhan . 2015. Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan   STKIP PGRI Tulungagung, (online), (http://psrkpgsdstkippgritulungagung.blogspot.co.id/) , diakses pada 29 September 2016 Pukul 10.50 WIB
http://setohandoko.blogspot.co.id/p/menggambar-ilustrasi.html diakses pada tanggal 23 September Pukul 14.25 wib
http://richo-docs.blogspot.co.id/2011/08/gambar-ilustrasi.html diakses pada tanggal 29 September 2016 Pukul 12.40 wib
http://richo-docs.blogspot.co.id/2011/08/gambar-bentuk.html diakses pada tanggal 29 september 2016 Pukul 12.50 wib
http://newssciencesecrets.blogspot.co.id/p/blog-page_22.html diakses pada tanggal 29 September 2016 Pukul 12.33 Wib.
http://www.tandapagar.com/pengertian-gambar-ilustrasi/ diakses pada tanggal 30 September 2016 Pukul 10.30 Wib

http://wira-design.blogspot.co.id/2016/03/gambar-bentuk.html diakses pada tanggal 29 September 2016 Pukul 11.55 Wib